Home
    Agenda
    Kegiatan Rutin
    Liputan
    Renungan
    Tentang PUKAT
    ::Sejarah PUKAT
    Struktur Organisasi
    Personal Social Responsibility
    KEGIATAN
    Cawan Getsemani
    Forum Bisnis dan Intelektual
    BASOKA
    Misa Profesional & Usahawan
    Info Bursa Tenaga Kerja
    Misa Bahasa Inggris
    Seminar Bisnis
    Pukat Mandiri
    The Guidance
    Coffee Morning
    Hubungi Pukat


SEJARAH PUKAT

Diawali pada tahun 1988 dengan penuh semangat beberapa orang pengusaha dan profesional di Surabaya sepakat untuk memberikan pelayanan rohani kepada para usahawan dan profesional di keuskupan Surabaya.

Setelah mendapat dukungan nyata dari keuskupan Surabaya, pada waktu itu Mgr. Dibjokarjono merestui dan menganggap perlu adanya satu wadah pelayanan kategorial untuk para pengusaha dan profesional di Keuskupan Surabaya, maka terbentuklah Pelayanan kategorial para Usahawan dan Profesional Katolik dengan nama PUKAT yang pertama di Surabaya. Sampai sekarang sudah ada beberapa daerah (keuskupan) yang juga terinspirasi membentuk PUKAT, seperti: Jakarta, Malang, Makassar, Ambon, Merauke, Bali, dan Bandung.

Latar Belakang: Estafet Kepemimpinan PUKAT

Kepemimpinan PUKAT dari tahun ke tahun mengalami estafet yang semakin menemukan bentuk idealnya. Pada awal perintisan, kepemimpinan PUKAT belum berdasarkan prinsip-prinsip yang baku. Namun demikian perintisan diadakannya paguyuban PUKAT terus bergulir dengan matang dan mengalir seturut kehendak Allah sendiri. Satu periode kepemimpinan PUKAT akhirnya disepakati menjadi 2 (dua) tahun. Inilah gambaran perjalanan awal hingga dewasa ini estafet kepemimpinan PUKAT.
17 April 1988 : Pertemuan Usahawan di Rumah Makan Mahkota
1988 – 1992 : Robert Haditanubrata
1992 – 2004 : Hariyantho S.
2004 – 2008 : Josef Tjahajo
2008 – 2010 : Ferry Jusuf

Sejak Tahun 2000 hingga saat ini, sedikitnya ada 210 badan sosial yang dibantu oleh PUKAT melalui proposal yang masuk dan diproses oleh bidang dana PUKAT. Total dana hasil olahan PUKAT selama ini, sudah disalurkan kepada:
- 239 Badan Sosial
- 59 Mahasiswa Kurang Mampu
- 151 Pengusaha Kecil
- Bursa Tenaga Kerja
- Pengadaan Kursus Komputer
- Biaya-biaya Pelayanan PUKAT lainnya seperti: MPR/RUMAH TANGGA, dsb.

Dengan dibentuknya Personal Sosial Resposibility (PSR PUKAT) dimana kita menghimbau kepada para usahawan khsusnya pengurus PUKAT untuk berkomitmen mengembangkan gaya hidup Kristiani yaitu dengan mulai \”memberi\”, maka sampai saat ini dana yang terkumpul melalui PSR bisa untuk membiayai beasiswa Unggulan PUKAT, serta berperan aktif dalam kegiatan sosial (seperti operasi mata Katarak gratis, dan kegiatan sosial lainnya) serta membantu pembangunan gereja-gereja.

GRIYA PUKAT

Sebagai paguyuban atau perkumpulan, PUKAT sendiri mengidam-idamkan adanya rumah atau griya yang dapat menjadi tempat untuk berkumpul dan saling berbagi serta untuk mengadakan beragam kegiatan sosial dan kerohanian. Untuk menunjang beragam kegiatan itu, maka PUKAT secara perlahan-lahan menempati Griya sebagai tempat untuk bertemu. Griya PUKAT pada awalnya menempati di Jalan Bengawan No. 3, setelah itu Griya PUKAT beralih ke Jalan Panjang Jiwo No. 58.

Selanjutnya Griya PUKAT sempat menempati juga di Jl. Ambengan Plasa Blok A 29. Setelah kurang lebih satu setengah tahun Griya PUKAT berada di Jl. Ambengan Plasa, persis pada tanggal 25 April 2009 Griya PUKAT yang baru berada di Jl. Ambengan No. 44 dengan ditandai pemberkatan gedung oleh Mgr. Vincensius Sutikno Wisaksono. Inilah ritme perpindahan Griya PUKAT dari beberapa periode. Dengan diresmikannya Griya PUKAT di Jl. Ambengan No. 44, maka Griya yang terletak di Jl. Bengawan No. 3 lantas dihibahkan ke Keuskupan untuk berbagai wadah dan pengembangan kegiatan Gereja Katolik Keuskupan Surabaya. Dengan demikian status tanah dan bangunan dihibahkan oleh PUKAT kepada Keuskupan Surabaya.

Semula Griya PUKAT juga dialokasikan untuk kantor Pelayanan Credit Union dengan Nama CU. PUKAT SWADAYA SEJAHTERA. Pada waktu pembentukannya sebagian besar pengurus PUKAT adalah pendirinya. Namun dengan berjalannya waktu, dimana CUPSS inipun sudah berkembang dan menunjukan kemandiriannya, maka pelayanan CUPSS berdiri sendiri dan terpisah dari PUKAT. Sekarang Kantor pelayanan CUPSS (CU. PUKAT SWADAYA SEJAHTERA) bertempat di Jl. Mojoarum IV/16 Surabaya telp. 031-33044746.

BERAGAM KEGIATAN PUKAT

A. MALAM PENYEGARAN ROHANI (MPR)

MALAM PENYEGARAN ROHANI ( MPR ). Inilah peranan PUKAT yang tidak bisa diukur. Di mana PUKAT setiap bulannya menyelenggarakan MPR untuk membawa para usahawan Katolik dan kaum profesional Katolik agar bisa lebih dekat lagi dengan Pribadi Yesus. Kegiatan ini diselenggarakan setiap hari Rabu pada Minggu ke empat dengan mengundang pembicara dari kalangan Rohaniwan dan Awam yang mempunyai kompetensi dalam bidang atau tema yang diangkat. Sementara pembicara yang diundang tidak hanya lingkup dalam negeri, tetapi juga melibatkan professional dari manca Negara/luar negeri.

Kegiatan Malam Penyegaran Rohani telah terselenggara selama 22 tahun. Selama ini penyelenggaraan kegiatan Malam Penyegaran Rohani dipusatkan di Gedung Catholic Center, Jl. Bengawan 3 – Surabaya pukul 18.00.

B. FORUM BISNIS DAN INTELEKTUAL (FBI)

FORUM BISNIS DAN INTELEKTUAL (FBI). Adalah forum khusus generasi muda usahawan dan Profesional katolik Keuskupan Surabaya. Kegiatan Forum Bisnis dan Intelektual ini diselenggarakan (secara terbatas) setiap hari Kamis dalam Minggu ke empat dengan menghadirkan pembicara dari kalangan Rohaniwan dan usahawan Katolik.

C. CAWAN GETSMANI

CAWAN GETSEMANI adalah program beasiswa unggulan kepada umat Katolik Keuskupan Surabaya; yang Katolik, yang berjiwa pemimpin dan yang mampu memberi warna Katolik di mana dia berkarya.

Melalui gerakan PSR, PUKAT dengan segala potensinya ditantang untuk mampu memenuhi harapan umat/gereja, dengan berperan aktif dalam membangun gereja (umat) katolik. Melalui PSR-PUKAT para usahawan dan professional Katolik diajak untuk menjadi terang dan garam dunia melalui perbuatan nyata sebagai saluran berkat bagi kemuliaan Tuhan. PSR adalah komitmen pribadi untuk menjalani \”Gaya Hidup Kristiani\” dengan cara mengembangkan Integritas moral, semangat solidaritas sosial kepada sesama terutama mereka yang berkekurangan, hina, miskin, dan tersingkir.

Visi dan Misi PUKAT
\”...demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang,
supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan
Bapamu yang ada di Surga...\”(Mat 5: 16).

Untuk merealisasikan visi tersebut di atas, maka PUKAT memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada usahawan dan profosional katolik supaya dapat berperan aktif dengn mendukung serta tumbuh bersama PUKAT: bertumbuh secara iman dan ekonomi, berbuat nyata dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan, serta mendukung beasiswa unggulan Katolik.

Syarat Umum:
* Pandai Sangat Pandai
* Berkekurangan/tidak mampu dan menjadi umat Keuskupan Surabaya
* Berjiwa Pemimpin yang Katolik
* Beragama Katolik dan Aktif
* OrangTuanya aktif/aktivis Katolik
* Bersedia tumbuh sebagi seorang Katolik yang menjadi panutan/contoh bagi masyarakat di lingkungannya.

Susunan Pengurus Cawan Getsemani :
Penasehat : USKUP SURABAYA (Mgr. V. Sutikno Wisaksono)
Pelindung : Rm. Widadjaka, CM
Ketua Umum : Ferry Jusuf
Sekretaris : Eston
Bidang Penentuan Beasiswa :
1. Berkah Suryanto
2. Harijadi Surja
Bidang Keuangan Beasiswa : Henry Andjaya
Bidang Pembinaan : Vincent Kustianto
Bendahara : Hendrawati

D. BAKTI SOSIAL OPERASI MATA KATARAK (BASOKA)

Bentuk kegiatan ini adalah sebagai wujud kepedulian PUKAT kepada umat yang dalam keadaan ekonomi kurang mampu. Penyelenggaraan operasi mata katarak secara geratis ini dilakukan meliputi wilayah Surabaya, Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, dan Bangkalan. Kegiatan ini terselenggra juga berkat kerjasama yang terjalin dengan baik antara tim Dokter Spesialis mata dan Rumah Sakit Angkatan Laut Surabaya.

BASOKA (Bakti Sosial Operasi Mata Katarak) merupakan sebuah bentuk tindakan konkrit yang dilakukan oleh PUKAT terhadap Penderita Katarak. Bukan berapa besar atau berapa banyak penderita yang telah tersembuhkan melalui operasi mata Katarak. Namun lebih dari itu bahwa tumbuh harapan bahwa Katarak masih bisa disembuhkan dengan melalui tindakan operasi. Seringkali harapan itu pudar karena biaya yang harus dikeluarkan oleh penderita katarak cukup mahal. Apa yang dilakukan oleh PUKAT melalui BASOKA yang ketiga ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama yang menderita mata Katarak, namun tidak mempunyai cukup biaya untuk melakukan operasi.

Basoka pertama diadakan oleh PUKAT atas kerjasamanya dengan tim dokter Perdami (Persatuan Dokter Mata Indonesia) dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo serta SMF Ilmu penyakit mata Fakultas Kedokteran Unair. Pada tahun 2008 Basoka telah berhasil mengoperasi sebanyak 74 pasien.

Basoka kedua PUKAT bekerjasama dengan tim dokter spesialis mata dan Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Ramelan Jl. Gadung No. 1 Surabaya.
Basoka ketiga bekerjasama dengan tim dokter mata dari RSAL Dr. Ramelan Surabaya. Dalam Basoka ini berhasil mengoperasi sebanyak 94 pasien. Pelaksanaan operasi dilakukan selama 4 hari berturut-turut, yakni dari tanggal 21 – 24 Mei 2010.

Pelaksanaan Screaning (Pemeriksaan Awal) di Griya PUKAT, Jl. Ambengan No. 44 Surabaya. Dalam BASOKA III ini untuk Laboratoriumnya panitia bekerjasama dengan tim Laboratorium Pondok Kasih Surabaya, sehingga tes laboratorium dilakukan pada saat hari screening juga. Berkurangnya calon operasi karena melihat kriteria seperti ECG, tekanan darah, dan gula darah acak. Oleh karena itu setelah dikonsultasikan dengan tim dokter jumlah pasien yang operasi sebanyak 94.

Pelaksanaan dan Jadwal Kontrol:
Mengingat jumlah pasien yang banyak, maka pelaksanaan operasi membutuhkan waktu yang relatif panjang. Untuk pasca operasi, PUKAT bertanggung jawab melakukan pendampingan dan pengontrolan H+1 hingga H+7, selebihnya perawatan dan pengontrolan menjadi tanggung jawab pasien. Perawatan pacsa operasi, yakni kontrol dilaksanakan dua kali.

E. INFORMASI BURSA TENAGA KERJA (BUTEJA)

INFORMASI BURSA TENAGA KERJA (BUTEJA). Adalah sebuah sarana untuk membantu para usahawan dan instansi apapun yang membutuhkan tenaga kerja, sekaligus membantu para calon tenaga kerja. Bentuk informasi ini adalah semacam bulletin yang diterbitkan oleh PUKAT sebulan sekali.

F. MISA BAHASA INGGRIS (MBI)

Pada tahun 1986 warga Filipina di Surabaya (FILCOMIN) mulai mengadakan Misa Bahasa Inggris (MBI) di salah satu rumah warga dengan intensitas satu kali dalam sebulan, sesuai dengan kesediaan romo. Pada tahun 1990 MBI menjadi rutin dilakukan setiap hari Minggu di Kapel Susteran RKZ. Umat yang hadir dalam MBI semakin bertambah , sehingga akhirnya MBI pindah ke Kapel Don Bosco lantas pindah lagi ke kapel besar RKZ. Pernah MBI juga dilakukan di gereja Algonz, lantas di ruang aula IEU dan di Jl. Bengawan No. 3.

Hingga pada akhirnya pada tanggal 1 OKTOBER 1994 MBI diadakan di Gereja Redemtor Mundi. Seksi liturgi dan music FILCOMIN menyediakan koor, lektor, pengantar persebahan, sedangkan untuk kolektan dari PUKAT.
Dengan tantangan dan liku-liku, akhirnya hingga sekarang MBI tetap terselenggara berkat kerjasama yang baik antara Komunitas Filipina Surabaya, Paroki Redemtor Mundi, Komisi Liturgi Keuskupan dan PUKAT. MBI lantas diadakan setiap hari Minggu jam 10.00 wib di Gereja Redemtor Mundi Jl. Dukuh Kupang Barat 1/7.

G. THE GUIDANCE PUKAT FELLOWSHIP

Adalah Persekutuan Doa Pengurus PUKAT. Kegiatan ini diselenggrakan setiap Minggu ke dua di Griya PUKAT, Jl. Ambengan 44 pada pukul 09.00. Kegiatan ini juga menghadirkan pembawa firman dari rohaniwan dan awam.

H. SEMINAR BISNIS

Seminar ini diselenggarakan dua kali dalam satu tahun dengan mengangkat tema-tema yang actual. Selama ini yang pernah dilakukan ialah seminar Bisnis dengan mengundang Prof. Fernando M. Village dari Pilipina dan Rhonald Kasali, PhD.